Widget HTML Atas

Kecalo Khas Bangka


Mungkin sebagian besar masyarakat bangka mengenla yang namanya "Kecalo", tapi sebagian lagi mungkin asing dengan makan ini. yaa, Kecalo merupakan salah satu makanan khas bangka. Jika anda mengetahui rusep, kecalo juga seperti itu, yaitu makanan yang dibuat dengan cara fermentasi, cuma bedanya kalo rusep bahan dasarnya adalah ikan bilis, tetapi kecalo bahan dasarnya adalah udang rebon. 
 
Kecalo atau calo adalah udang rebon yang difermentasikan. Kecalo ini dimakan seperti fungsi sambel atau cocolan sayur-sayuran sebagai lalapan. Kecalo memiliki rasa yang cukup asin, juga bisa ditambahkan saat menggoreng telur kocok. 
 
Banyak orang yang tidak mau makan kecalo karena aromaya yang menyengat, sama seperti rusep, banyak yang juga tidak menyukainya tetapi banyak juga yang menyukainya. Pembuatan kecalo sama seperti pembuatan rusep, yaitu dengan cara mencampurkan garam pada udang rebon yang masih segar, setelah itu dipermentasi sampai teksturnya lebih halus. Karena masyarakat bangka dominan dengan makanan khas laut, jadi kecal merupakan salah satu makanan khas bangka yang bahan dasarnya adalah dari udang rebon segar dari laut. 

Bahan:
- 1 kg Udang Rebon halus, cuci bersih,tiriskan
- 125 gr Garam
- 6 gr Gula pasir

Cara membuat:
  1. Udang yg sudah ditiriskan dimasukan di baskom, Lalu dicampur dengan gula dan garam, aduk rata, masukan di wadah tertutup yg bersih.
  2. Jika sudah dimasukan di wadah tertutup boleh disimpan di ruangan yang teduh. Jangan dimasukan kulkas terlebih dahulu, karena kulkas menghentikan proses fermentasi.
  3. Tunggu sampai kurang lebih 3-4 hari, selang beberapa hari tsb, tiap harinya diaduk.
  4. Supaya merata, setelah 3 hari kecalo sudah jadi Tinggal beri cabe dan jeruk kunci. Setelah jadi boleh dimasukan ke dlm lemari es.
  5. Kecalo Khas Bangka pun siap disajikan menajadi pelengkap camilan atau menu makan.

BACA SELENGKAPNYA Kecalo ini biasa dihidangkan keluarga-keluarga di bangka sebagai temannya lalapan, biasanya kecalo ditambahkan dengan cabe rawit, bawang merah yang banyak sehingga memberikan rasa yang pedas dengan perpaduan rasa asin. memikirkannya saja menjadi ngiler ingin makan bersama-sama keluarga di rumah.


 

Tidak ada komentar untuk "Kecalo Khas Bangka"