Widget HTML Atas

Pacri Nanas, Kuliner Melayu Penawar Rindu

 


Ada hal istimewa yang sering kita simpan dari seseorang sebagai kenangan. Seperti caranya bersikap, gaya berpakaian atau makanan yang sering dimasaknya.

Terkadang kalau saya rindu sekali dengan Ibunda, sering saya mencoba meracik makanan yang dulu sering terhidang di rumah.

Beberapa waktu lalu banyak buah Nanas dijual di supermarket. Buah Nanas yang ada di pasaran sini didatangkan dari negara-negara Amerika Selatan. Bentuknya sangat mirip dengan Nanas yang biasa ada di Indonesia. Saya ingin mencoba memasak Pacri.

Pacri Nanas, atau Pajri Nanas kami menyebutnya di Medan adalah masakan dari daerah Melayu. Bukan hanya dikenal sebagai kuliner Malaysia saja, Pacri Nanas juga adalah masakan khas masyarakat Melayu di Sumatera dan Kalimantan. 
Hidangan ini hampir selalu tersaji di acara khusus seperti pernikahan dan perayaan lainnya. Biasanya disuguhkan bersama dengan Kari Kambing atau daging lainnya. Rasa Pacri Nanas yang asam, manis, gurih dan sedikit pedas sangat harmonis berpadu dengan masakan lain dan menjadi penawar masakan berlemak.

Cara memasak Pacri Nanas ini juga beragam di tiap daerahnya. Begitu juga di Medan, ada yang memasaknya dengan santan kelapa, ada juga yang tidak. 

Kali ini saya mencoba membuat yang minimalis saja tanpa santan.

Bahan:

1 buah nanas (kupas, potong kecil-kecil
50 g gula merah
2 buah cabe merah (belah dua)
400 ml air
Cengkeh, bunga lawang, kapulaga dan kayu manis (secukupnya)
Minyak untuk menumis
Garam secukupnya
Bumbu halus:

3 butir bawang merah
1 siung bawang putih
4 butir kemiri sangrai
(Cabe merah jika suka pedas)
Cara membuat:

BACA SELENGKAPNYA Tumis bumbu halus hingga harum.
Masukkan nanas, gula merah, cabe dan rempah-rempah. Aduk rata.
Masukkan air dan masak hingga kuah mengental.
Siap dihidangkan.
Selamat mencoba!


Tidak ada komentar untuk "Pacri Nanas, Kuliner Melayu Penawar Rindu"