Widget HTML Atas

Sirup kalamansi khas bengkulu


Resep Sirup Jeruk Kalamansi Khas Bengkulu Kito Sederhana Spesial Asli Enak Segar. Sirop jeruk kalamansi, minuman khas Provinsi Bengkulu, patut Anda coba menjadi salah satu pilihan minuman segar saat Ramadhan tiba. Terutama, kesegarannya menjadi pelepas dahaga saat berbuka puasa dan dapat mengatasi kelelahan sehabis bekerja keras.

Menurut situs Wikipedia. Jeruk kalamansi (Inggris: calamondin atau calamansi; Melayu: limau kesturi) adalah jenis buah jeruk yang berkembang pesat di Bengkulu, berbau harum, dan memiliki rasa yang asam ketika sudah masak, dan pahit ketika masih mentah. Jeruk kalamansi memiliki dua jenis yang biasanya dibedakan dari warna kulitnya, yaitu jenis yang disebut dalam nama ilmiah (Bahasa latin) Citrofortunella microcarpa berwarna kuning kehijauan atau seperti gradasi, terdapat bagian yang kuning dan pada beberapa tempat terdapat warna hijau, dan yang kedua, yang disebut Citrofortunella mitis biasanya memiliki warna kuning mencolok. Jeruk ini telah ada di seluruh Asia Tenggara, terutama di Republik Rakyat Tiongkok dan Filipina. Jeruk kalamansi ditemukan banyak berkembang di Republik Rakyat Tiongkok, bagian Swatow. Orang Tiongkok meyakini bahwa keberadaan jeruk kalamansi membawa keberuntungan sebuah rumah, oleh karena itu mereka juga menanamnya di rumah.

BACA SELENGKAPNYA Jeruk kalamansi banyak dibudidayakan di Bengkulu, dan diproduksi secara besar-besaran untuk dijual dalam hasil olahan bernama sirup kalamansi. Permulaan gerakan budidaya jeruk kalamansi ditandai dengan pencanangan gerakan "satu desa satu produk" (OVOP: one village one product) oleh Wakil Presiden Boediono pada tahun 2009. Jeruk kalamansi juga dapat dijumpai di Bali dengan sebutan Melayu, yaitu limau kesturi atau jeruk kesturi.


 

Tidak ada komentar untuk "Sirup kalamansi khas bengkulu"