Widget HTML Atas

'Momoh', Kuliner Khas Kendal Penambah Stamina Pria


 Kendal merupakan salah satu kabupaten Jawa Tengah yang dilewati jalur Pantura. Urusan kuliner, Kendal juga memiliki banyak sekali ragam sajian yang wajib diicip.

Selain kerupuk rambak, brongkos hingga sate bumbon, bagi anda yang sedang melewati daerah pantura ini bisa menjajal “Momoh”.

Meski terdengar aneh dan asing, santapan khas kota santri ini cukup populer di kalangan warga sekitar.

Penganan satu ini berbahan dasar jeroan sapi yang dibumbui bermacam rempah-rempah. Karena kaya bumbu, “momoh” Kendal rasanya tak perlu diragukan lagi.

Kabarnya, “momoh” disebut-sebut bisa menambah stamina pria dewasa.

“Momoh” memiliki dua macam, yaitu Momoh Goreng dan Momoh Kuah. Momoh Goreng cocok disandingkan dengan soto atau nasi pecel.

Makanan unik ini berasal dari daerah Kaliwungu – Kendal. Meski demikian, olahan jeroan ini banyak ditemukan di kabupaten Kendal.

Konon, menurut cerita warga setempat duluna bahan utama masakan ini adalah jeroan kerbau, dimasak sampai empuk.

Kemudian ketika dihidangkan aroma khas jeroan, membuat yang tidak terbiasa banyak yang menolak. Karena itulah para warga menolak dengan berkata “emoh-emoh”, dari sinilah nama “momoh” tercipta.

Namun kemudian, setelah dicoba dan terbiasa, lama kelamaan jadi doyan dan ketagihan.

Sedangkan, versi lainnya, “momoh” berasal dari kata Amoh yang artinya dibuat empuk. Hal ini merujuk pada proses masak jeroan yang berlangsung hingga 4-5 jam, hingga hasilnya empuk.

Kuliner satu ini becita rasa pedas manis, dan jeroan yang digunakan biasanya seperti babat, iso, limpa, jantung, koyor, kikil, hingga torpedo atau pelir sapi.

BACA SELENGKAPNYA Ada juga daging yang ikut dicampurkan agar tercipta aroma jeroan yang menggugah selera.Harga seporsi momoh lumayan terjangkau, yakni mulai Rp10.000 hingga Rp15.000 per porsinya. Bagaimana? Tertarik meningkatkan stamina dengan mengkonsumsi “momoh” khas Kendal?


 

Tidak ada komentar untuk "'Momoh', Kuliner Khas Kendal Penambah Stamina Pria"