Widget HTML Atas

Pluang Sebut IPO GoTo Beri Stamina Baru untuk Perusahaan Rintisan RI

Aplikasi investasi Pluang menilai melantainya GoTo di bursa memberikan stamina baru untuk startup atau perusahaan rintisan di tanah air, serta menjadi bukti tumbuh pesatnya ekosistem ekonomi digital Indonesia.

“Di era disrupsi digital dan awal mula peralihan ke web 3.0 ini, tak hanya kita bisa mendapatkan akses yang lebih mudah untuk berbagai aspek kehidupan, kita juga bisa melihat iklim masa depan perusahaan rintisan yang positif, terutama eksistensinya di pasar modal,” ungkap Claudia Kolonas selaku Co-Founder Pluang dalam keterangan tertulis, Senin (11/4).

Pluang juga mengapresiasi bagaimana GoTo memberikan kesempatan bagi pekerjanya seperti karyawan dan mitra pengemudi daring untuk membeli dan mendapatkan alokasi saham IPO tersebut. Hal ini, menurut Pluang, dapat membantu mendorong inklusi keuangan, serta menjadi contoh bagi perusahaan rintisan yang memiliki rencana serupa di pasar modal. 

“Keputusan GoTo untuk IPO di Indonesia juga telah memberikan dampak pertumbuhan yang signifikan di kalangan investor ritel dan memberikan sinyal positif bagi prospek pasar modal Indonesia. Kini, Indonesia semakin dekat dengan demokrasi finansial, karena seluruh kalangan masyarakat telah lebih mudah untuk mengakses aset investasi, tak terkecuali pekerja dan pelaku UMKM yang notabene mitra merchant GoTo.” tegas Claudia. 

Data menunjukkan jumlah investor pasar modal Indonesia naik 92,7% secara year-on-year dari 3,88 juta investor di akhir tahun 2020 menjadi 7,48 juta investor di akhir tahun 2021. Sebanyak 88% dari total investor ritel baru tersebut adalah kalangan milenial dan Gen-Z dan berusia di bawah 40 tahun. 

Pluang menilai pertumbuhan yang luar biasa ini didorong oleh ekosistem digital yang berkembang pesat di Indonesia dan hal tersebut dapat terjadi karena kolaborasi generasi muda yang tanpa henti. IPO GoTo juga akan semakin menambah daya tarik pasar modal dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor ritel untuk mulai berinvestasi.

GoTo adalah salah satu mitra utama Pluang dalam mendistribusikan produk-produk investasi mikro serta kanal top-up pembayaran, dimulai dengan kerja sama platform GoPay pada Maret 2019. Di samping itu, GoVenture, yang merupakan unit usaha modal ventura Gojek, adalah salah satu investor Pluang. Pembangunan ekosistem pendanaan lokal merupakan hal yang baik untuk kemajuan ekosistem ekonomi digital, serta meningkatkan daya saing perusahaan rintisan lokal, termasuk Pluang. 

BACA SELENGKAPNYA Diperkirakan, pencatatan saham GoTo di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai antara Rp376,6 triliun (US$ 26,2 miliar) dan Rp 413,7 triliun (US$ 28,8 miliar), hingga menjadikan GoTo salah satu yang tertinggi di BEI setelah ADRO, BUKA dan MTEL. Untuk IPO tersebut, rentang harga GoTo ditetapkan sebesar Rp316 – Rp346 per lembar saham.

SUMBER: investor.id


 


Tidak ada komentar untuk "Pluang Sebut IPO GoTo Beri Stamina Baru untuk Perusahaan Rintisan RI"