Widget HTML Atas

Polisi Ungkap Sindikat Calo CASN di Tana Toraja, 2 Pelaku Ditangkap-1 Buron


Tana Toraja - Polisi menangkap dua pelaku berinisial DS dan DW yang terlibat dalam kasus dugaan sindikat calo perekrutan calon aparatur sipil negara (CASN) 2021 di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Satu pelaku yang diketahui sebagai otak kasus ini masih buron.
"Jadi mereka mematok harga Rp 300 juta satu orang. Tapi tidak langsung, uang mukanya Rp 10 juta kemudian sisanya dibayarkan selesai saat ujian atau dinyatakan lulus," ungkap AKP S Ahmad kepada detikSulsel, Senin (25/4/2022).

Dia menyebutkan ada 12 orang yang telah menggunakan jasa kedua pelaku. Hingga dinyatakan lolos dalam seleksi CASN 2021.

"Kalau di Tana Toraja ada 12 CASN yang mengambil jalan ini," papar dia.

Menurut Ahmad, dua pelaku ini tidak punya pekerjaan tetap namun memiliki latar belakang Ilmu Teknologi (IT). Pelaku DS dan DW dikatakan dikoordinir pelaku M yang saat ini masih buron.

"Kita masih kejar M, saat ini statusnya buron," ungkap dia.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku DS dan DW memasang aplikasi remote access di 16 komputer peserta CASN dua hari sebelum seleksi dimulai. Pelaku M yang mengendalikan dari jarak jauh.

BACA SELENGKAPNYA "Jadi M ini otaknya. Dia (M) yang mengendalikan server dari jarak jauh, sehingga peserta CASN memiliki nilai yang tinggi," beber Ahmad.
AKP Ahmad menambahkan, peserta CASN yang menggunakan jasa calo ini otomatis sudah didiskualifikasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara dua pelaku, disangkakan undang-undang IT dengan ancaman 12 tahun penjara. "Peserta CASN yang memakai jasa mereka itu otomatis didiskualifikasi BKN," tegasnya.

SUMBER: detik.com


Tidak ada komentar untuk "Polisi Ungkap Sindikat Calo CASN di Tana Toraja, 2 Pelaku Ditangkap-1 Buron"