Widget HTML Atas

Saham GoTo Turun 4,71 Persen Setelah IPO Kemarin


Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk merosot 4,71 persen atau 18 poin pada perdagangan Selasa (12/4). Emiten dengan kode GOTO itu melantai atawa go public (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin.

Terpantau pada pukul 12:30 WIB, saham GOTO turun ke level Rp364. Padahal sebelumnya, saham merger Gojek dan Tokopedia tersebut sempat menembus Rp400 per saham usai melakukan pencatatan perdana pada Senin (11/4) pagi. Itu berarti, harga saham GOTO turun 36 poin atawa 9 persen dari puncak harganya.

Pencatatan saham GOTO juga sempat membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat satu persen pada pembukaan perdagangan hari itu ke posisi 7.355.

Direktur Equator Swarna Investama Hans Kwee mengatakan dari awal IPO GOTO kelebihan penawaran beli alias oversubscribe 15 kali. Namun, saham tidak naik terlalu banyak.

"Dari pertama kan mengindikasikan orang cuma mau dapat harga IPO, kemudian dilepas," kata Hans kepada CNNIndonesia.com.

Selain itu, menurutnya, terdapat banyak pembelian dari pihak ritel yang secara umum transaksinya bersifat jangka pendek. Investor ritel disebut ingin memanfaatkan aksi profit taking (ambil untung).


"GOTO cuma bisa naik 1-3 hari. Jadi, antara satu hari naik atau maksimal tiga hari naik begitu. Ada aksi profit taking dari pasar," ungkap Hans.

BACA SELENGKAPNYA Ia memprediksi saham GoTo akan terus berada di sekitar harga IPO awal, yakni Rp338, dengan harapan tidak turun lebih jauh."Saya pikir dia akan stuck sekitar harga IPO, moga-moga enggak turun lebih jauh. Harapannya seperti itu," tandasnya.

SUMBER: cnnindonesia.com/


 


Tidak ada komentar untuk "Saham GoTo Turun 4,71 Persen Setelah IPO Kemarin"