Widget HTML Atas

Jual 70% Saham Petrosea (PTRO), Indika Energy (INDY) Minta Restu Pemegang Saham

 


PT Indika Energy Tbk (INDY) berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Jumat (20/5). Indika akan meminta persetujuan atas rencana transaksi penjualan saham (divestasi) di anak perusahaan Indika, yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO).

Sebelumnya, INDY selaku penjual dan PT Caraka Reksa Optima selaku pembeli telah menandatangani suatu perjanjian jual beli saham bersyarat sehubungan dengan rencana penjualan seluruh saham milik Indika Energy di PTRO pada tanggal 18 Februari 2022 dengan tanggal efektif pada 25 Februari 2022.

Perjanjian ini sehubungan dengan rencana INDY untuk menjual seluruh 704,01 juta saham yang mewakili 69,80% kepemilikan saham di PTRO kepada pembeli (rencana transaksi). Setelah rencana transaksi rampung, Petrosea yang merupakan perusahaan kontraktor tambang tidak lagi menjadi entitas anak perusahaan INDY. Sehingga, laporan keuangannya tidak lagi terkonsolidasi dalam laporan keuangan INDY.

Mata acara ini mencakup persetujuan atas rencana transaksi yang memenuhi unsur-unsur transaksi material. Sebagaimana diatur dalam ketentuan POJK 17/2020, laba bersih konsolidasian PTRO dibandingkan laba bersih konsolidasian INDY bernilai lebih dari 50%. Oleh sebab itu, INDY harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari pemegang saham atas rencana transaksi ini melalui pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham.

Sebagai perbandingan, dalam laporan keuangan tahun penuh 2021, Pertrosea membukukan laba bersih senilai US$ 33,71 juta sepanjang 2021. Raihan ini naik 4,44% dari realisasi laba bersih tahun 2020 sebesar US$ 32,28 juta.

Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan kenaikan pendapatan. PTRO membukukan pendapatan US$ 415,73 juta sepanjang 2021. Angka ini naik 22,02% dari pendapatan tahun sebelumnya sebesar US$ 340,68 juta.

Sementara itu, INDY berhasil mengantongi laba bersih senilai US$ 57,72 juta pada 2021. Jumlah ini membaik kerugian hingga US$ 117,54 juta di tahun 2020.

BACA SELENGKAPNYA Kenaikan laba bersih INDY sejalan dengan perbaikan sisi pendapatan. Indika Energy membukukan pendapatan senilai US$ 3,07 miliar, naik 69,27% dari pendapatan di periode 2020 sebesar US$ 1,81 miliar. 

SUMBER: investasi.kontan.co.id/



Tidak ada komentar untuk "Jual 70% Saham Petrosea (PTRO), Indika Energy (INDY) Minta Restu Pemegang Saham"